image

KARANGGAYAM.DESA.ID | Sabtu, 25/06/2016.
Entah siapa dulu yang memulai jika saat lebaran atau Hari Raya Idul Fitri tiba selalu identik dengan baju baru, ketupat, uang baru, kue nastar dan sirup. Ungkapan itu sering kita lihat dalam meme – meme lucu yang muncul di sosial media.

Sudah menjadi tradisi masyarakat muslim Indonesia untuk menyediakan pernak-pernik lebaran seperti yang disebutkan diatas.

Kesempatan inipun dimanfaatkan oleh masyarakat Indonesia untuk memproduksi, menyediakan dan menjual pernak – pernik hari lebaran.

Salah satunya Ibu Marsiti, warga RT 01/01, Desa Karanggayam Kecamatan Lumbir Kabupaten Banyumas.

Ibu dua anak ini setiap menjelang lebaran tiba selalu disibukkan dengan memproduksi kue – kue nastar dengan berbagai rasa dan bentuk dengan Branding “Queen Cookies” untuk dipasarkan di Desa Karanggayam dan disekitarnya.

Marsiti dalam satu hari dapat memproduksi kue nastar sebanyak 20 toples dengan bermacam rasa diantaranya : Nastar keju, Kue salju, Rasa Pizza, Castangel,
Bunga tulip, Kue kacang dan lain-lain.

Keunikan bentuk dan rasa yang enak membuat kue nastar buatan Ibu Marsiti banyak disukai masyarakat Desa Karanggayam bahkan di Kecamatan Lumbir, selain itu kue buatannya juga dijual dengan harga terjangkau.

Selain memproduksi kue kering, Istri dari Wagiman ini juga setiap saat menerima pesanan kue ulang tahun dengan bentuk yang juga unik dan menarik sesuai keinginan pemesan.