image

Karanggayam.desa.id | 26/03/2016
Sejak dulu hingga tahun 90-an hiburan kuda kepang, lengger, sintren, angguk, wayang kulit dan jenis hiburan budaya jawa lainnya masih sering bisa dinikmati warga Desa Karanggayam di acara hajatan pernikahan, khitanan, syukuran panen dan lain sebagainya.

Namun karena perkembangan zaman, masyarakat Desa Karanggayam kini sudah jarang mengadakan hiburan – hiburan itu.

Bukan ingin menghilangkan budaya bangsa, namun sepertinya masyarakat Desa Karanggayam sudah mulai berubah pola pikirnya.

Mayoritas masyarakat Desa Karanggayam kini lebih memilih untuk menyelenggarakan pengajian di acara-acara yang mereka adakan.

Mereka biasanya mengundang ustadz maupun ustadzah kondang di sekitar Kabupaten Banyumas untuk ceramah.

Seperti yang dilakukan oleh Tukimin, warga RT 02 RW 03 Desa Karanggayam yang sedang mengadakan hajatan pernikahan anaknya, diacara ini, Tukimin menggelar acara pengajian dengan mengundang Ustadzah Afiv Fatur Rohmah dari Banyumas sebagai pembicara.

Ratusan masyarakat yang hadir pun antusias untuk mendengarkan tausiyah dari ustadzah yang tenar lewat ajang pencarian bakat di stasiun televisi swasta nasional ini.

Ini membuktikan bahwa masyarakat Desa Karanggayam kini sudah lebih islami.

Acara hiburan budaya jawa hanya sesekali diadakan oleh masyarakat Desa Karanggayam sebagai wujud pelestarian budaya bangsa yang tidak boleh hilang dimakan zaman.